Berbagi Cara Mencari Interest FB Ads

Oke berikut ini saya mo sedikit sharing untuk mencari interest produk Dating (untuk laki-laki)

Ada beberapa cara dan jenis interest yang bisa dipakai untuk produk dating, ambil dalam kata bahasa Indonesia aja dulu ya dan pengelompokannya bisa dibuat seperti ini (bisa teman-teman tambahkan sendiri, ini hanya versi saya) :

* Sifat-sifat yang kurang atau menahan untuk menarik perhatian wanita. 

Baca lebih lanjut

Refresh your mind. Recharge your soul.

Dalam episode brodkes sebelumnya kita sdh membahas happiness booster yg simpel, yakni : rutin exercise, move your body actively.

Faktanya, studi2 neurologis menulis, terlalu banyak duduk (dan malas bergerak) bisa benar2 membuat otak kita kian tumpul.

image

Mereka menyebutnya : sedentary lifetyle : gaya hidup yg terlalu banyak duduk santai, duduk depan meja kantor, jarang bergerak.

Assignment untk happiness booster #3 ini simpel : mulailah melakukan rutinitas exercise, cukup 15 menit, 4 kali seminggu.

Krn ini bulan puasa, cukup 15 menit. Kalau after lebaran, minimal 30 menit.

Gerakan itu macam2 : jalan kaki santai, main sepeda, naik turun tangga kantor, jalan sore sambil ngabuburit, cuci2 piring dan pakaian, berdiri sambil masak2 di dapur, sit up, push up, dll, dst, dst.

image

Move your body.
Move your legs.
Move your hands
Move your MIND.

visit :
wwww.strategimanajemen.net

link bonus ebook bagus
http://www.pakarkinerja.com/bukuhebat

Rejoice your life. Refresh your body.

Sumber : broadcast bbm

Salah Satu Rahasia Cara Hidup Bahagia

Rahasia besar ini akan segera diungkap……

Ternyata ada satu aktivitas yg amat bagus dampaknya bagi pengembangan jiwa2 yg bahagia.

Studi2 juga menunjukkan aktivitas ini terbukti meningkatkan self motivation, problem solving skills, dan daya resiliensi.

Jadi apa gerangan aktivitas itu? Jawabnya : rutin olahraga. Exercise. Moving your body.

image

Surprising bukan? Ya, semua orang tahu apa manfaat rutin exercise bagi kesehatan tubuh.

Yg belum banyak orang tahu : rutin exercise ternyata ampuh untk menjaga self motivation, daya kreativitas dan kesegaran otak.

Dan semua itu amat penting bagi proses perjalanan meraih kesuksesan.

Krn itu jika selama ini anda suka stress, galau krn rezeki stuck, atau bingung apa yg harus dilakukan untk memperbaiki nasib/karir/usaha; salah satu penyebabnya krn mungkn anda tidak pernah olahraga.

Tidak pernah menggerakkan tubuhmu scara aktif. Malas bergerak.

Karena anda malas menggerakan tubuhmu, sel2 otak secara harfiah bener2 layu. Apa akibatnya?

image

Krn sel otak anda loyo, anda lalu stress, galau, dan tidak kreatif dlm berjuang mengubah nasib.

Jangan pernah underestimate dg efek rutin exercise/olahraga thd daya KREATIVITAS dan DAYA MOTIVASI dirimu.

Move your body.
Refresh your soul.
Refresh your mind.

salam
http://www.strategimanajemen.net

link bonus 3 buku bagus :
http://www.pakarkinerja.com/bukuhebat

Sumber : broadcast bbm

Bagaimana Menentukan PROSENTASI SAHAM atau BAGI HASIL?

Itulah salah satu pertanyaan yang paling sering muncul.
Jawaban singkatnya: Tak ada patokan pasti..!
Sebelumnya saya sudah share “8 Nilai Berpartner dalam Bisnis”. Sebaiknya tidak terburu-buru memberi saham (kepemilikan) kepada seseorang. Biasanya pemberian saham dilakukan karena ingin mengikat seseorang yang potensial sebagai partner. Namun ada pilihan lain yaitu memberikan BAGI HASIL (Profit Sharing) terlebih dahulu, sebelum masuk ke kepemilikan (Saham).
Misalnya Anda membuka resto, kemudian ingin mengikat kokinya. Gunakan sistim bagi hasil, bukan saham. Apa bedanya? Bagi Hasil tak mengikat kepemilikan. Dia mendapat bagi hasil hanya saat bekerja disitu saja. Jika Anda tidak cocok atau si koki keluar, maka otomatis perjanjian bagi hasil tak dilanjutkan lagi. Beda dengan saham, sekali tanda tangan di akte notaris, maka dia adalah pemilik. Meski tak bekerja lagi, tetap jadi pemilik. Jika ia meninggal, maka menjadi milik ahli warisnya.
Meski demikian, ada pasal-pasal yang bisa mengecilkan (delusi) kepemilikan saham, saat terjadi penambahan modal sepihak. Baca lebih lanjut

8 Nilai Berpartner dalam Bisnis

Kenapa harus berpartner atau bermitra?
Kenapa tidak ambil sebagai karyawan saja? Itulah pertanyaan mendasarnya..
Berpartner dalam artian membagi saham (kepemilikan) seperti menikah dengan seseorang. Mereka hadir dalam kehidupan kita.
Jika tak cocok, tak bisa begitu saja dipecat, karena ada kepemilikan saham yang harus kita beli balik. Itu pun kalo dia mau.
Meski Anda memberi saham kosong (tanpa bayar), jika sudah masuk di akte notaris pendirian perusahaan, artinya sah sebagai pemilik.
Banyak bisnis yang bagus, namun gagal bertumbuh karena ada 2 (atau lebih) Jendral dalam 1 peperangan.
Atau berpartner dengan orang yang tidak kompeten atau komplimen (melengkapi) skill Anda. Hanya sekadar karena gak enak atau keceplos.
Parahnya kesepakatan bagi saham adalah RATA, tapi saat kerja TAK RATA. Ribut lagi..
Karena merasa tak mendapat KEADILAN, semangat mengembangkan bisnis pun pudar, tutup kemudian.. Buka sendiri-sendiri..
Atau.. berujung di pengadilan, baik perdata atau dicari-cari pidananya. Dulu kawan, sekarang lawan. True story.. Baca lebih lanjut

The Power of Ngeyel (2)

Saya pernah berbisnis dengan Mas Ippho Santosa, “Flag Donut” namanya, sekitar tahun 2005.

Lokasi adalah kunci kesuksesan bisnis retail. Dari semua mal di Batam, ada 1 tempat yang paling kami anggap terbaik untuk outlet pertama kami.

Kemudian kami mendatangi mal tersebut, karena pengurusnya sibuk, kami hanya bicara via telepon, Pak Agus namanya.

Kami : Pagi Pak, kita mau buka konter donut yang punya konsep dijamin berbeda dengan yang lain. Dan kami yakin akan menjadi daya tarik buat mal Bapak juga. Bisa kami minta tempat yang strategis? Baca lebih lanjut

The Power of Ngeyel (1)

Beberapa hari setelah masuk kuliah di Surabaya, saya ‘diusir’ oleh pengelola kontrakan. Alasannya karena saya bukan mahasiswa ITS (kakak saya, mahasiswa ITS yang mencarikan sebelumnya). Saya diberi waktu 3 hari untuk mencari kosan baru.

Hari Pertama…

Saya berkeliling dari pagi hingga jam 11 malam, jalan kaki mencari kosan, ketemulah 1 rumah kos strategis idaman saya. Namun sayangnya rumah kos tersebut sudah penuh. Saya berpesan, “Om, kalau ada yang kosong, tolong ya Om, buat saya..”

Hari Kedua… Baca lebih lanjut